Kamus Bahasa Gayo
niri
/ni.ri/mandi
niri tuk kurik
/ni.ri tu? ku.ri?/mandi sunat sebelum Idulfitri dan Iduladha pd waktu menjelang subuh; mandi sahur
niu
/ni.u/nyiru
niu
/ni.u/alat yg digunakan untuk menampi sekaligus menganginkan kopi ketika penyortiran atau depe; tampi
njojo
/njo.jo/megap-megap dan muncul ke permukaan krn kekurangan udara (tt ikan)
nlipe
/nli.pê/menyusuri sungai yg dangkal dng berjalan kaki
noang
/no.aŋ/kambing hutan
nok
/nɔ?/alat seret yg ditarik oleh kerbau, terbuat dari kayu, digunakan untuk membawa kayu balok
nome
/no.me/tidur
nor
/nor/menginjak-injak sawah yg basah setelah dicangkul atau dibajak
nos kupi
/nos ku.pi/membuat minuman kopi dng cara menuangkan air panas langsung ke bubuk kopi tanpa disaring, penyajiannya cepat, sederhana, dan mempertahankan cita rasa kopi asli; tom kupi
nosgeral
/no.sê.gê.ral/mencari calon nama untuk bayi baru lahir pd masyarakat Gayo, dilakukan dng pengusulan oleh keluarga, saudara, dan orang tua bayi
nteran
/nte.ran/antrian yang panjang (sangking ramainya)
nuhur
nu.hurorang yg tidak boleh mandi dalam jangka waktu tertentu krn sedang menuntut ilmu gaib
nujuh
/nu.juh/kenduri pd hari ketujuh bagi seseorang yg meninggal
nujuh
/nu.juh/kenduri pd malam ketujuh setelah jenazah dikuburkan
nunang
/nu.naŋ/1. jenis tumbuhan kayu yang buahnya kecil sebesar jari yang mempunyai getah dan sering digunakan untuk lem kertas 2. melancong; jjs
nunem
/nu.nêm/tali pengikat atap daun
nunyak
/nun.yak/melangsir untuk membawa karungkarung kopi, msl dr kebun ke rumah
nutu bubuk
/nu.tu/bu.buk/menggiling biji kopi yg telah disangrai untuk menghasilkan bubuk kopi, biasanya menggunakan jingki atau lesung; tutu bubuk
nuwing (1)
/nu.wiŋ/suara deru kendaraan yg kesulitan berjalan (hampir mogok)
nuwing (2)
/nu.wiŋ/kerbau yg terjatuh dalam lumpur sehingga sulit bangun dan hanya bisa memutar-mutar badannya
nuyuh
/nu.yuh/membawa padi atau gabah dari sawah ke rumah
nuyuh
/nu.yuh/membawa padi atau gabah dari sawah ke rumah
nyagi
/ɲa.gi/mencangkul rumput-rumput di sekitar sudut pematang sawah yg tidak terbajak mesin
nyangkul
/ɲaŋ.kul/mencari ikan depik dng jala
nyarang
/ɲa.raŋ/ritual masyarakat Gayo untuk menangkal hujan dng tidak mandi dalam jangka waktu tertentu
nyawah lo
/ɳa.wah lɔ/mengadakan kenduri pd hari ke-40 atau ke-44 setelah seseorang meninggal dunia
nyawahlo
/ɲa.wah.lo/berdoa dan berkenduri pada 44 hari kematian
nyekot
/ɳə.kɔt/menangkap ikan dng membuat tembok dr batu atau tanah untuk membagi arus air sehingga ikan mudah ditangkap di tempat yg kering
nyel-nyel
/ɳɛl.ɳɛl/makan sangat lambat, spt orang tidak selera
nyelpot
/ɲêl.pot/membersihkan gigi setelah makan menggunakan tusuk gigi
nyerah
/ɳə.rah/menyerahkan bahan-bahan makanan yg diperlukan pd malam pelaksanaan kesenian dalam acara adat perkawinan
nyerde
/ɲêr.dê/meratakan tanah di sawah dng garu
nyerlak
/ɲêr.lak/memangkas sebagian ranting yg tua, yg rapat, yg tidak potensial berbuah; serlak kupi
nyerlak
/ɲêr.lak/memangkas cabang kecil pd pangkal batang pohon kopi, berjarak sekitar satu jengkal untuk mengatur agar pohon mendapat cahaya matahari, biasanya menggunakan tangan, dilakukan saat bakal buah kopi mulai muncul
nyuket
/ɲu.kêt/menakar kopi sesuai dng takaran yg diinginkan, msl are (satuan ukuran gelondong kopi setara 2 liter) atau tem (10 are)