Kamus Bahasa Gayo
P88
/pe la.pan la.pan/varietas kopi arabika hasil penelitian tahun 1988 yg berasal dr Thailand, pucuknya berwarna cokelat kemerahan, daunnya lebar, berbuah setelah 18 bulan pembibitan, ditanam pd ketinggian 1.300–1.350 mdpl, tidak dibudidayakan secara luas di Gayo
pacak
/pa.ca?/memanggang dng tusuk kayu, spt ikan atau ayam
pacar merah
/pa.car me.rah/bunga pacar merah
pacing
/pa.ciŋ/nampak jelas dalam bidikan
pacul
/pa.cul/beliung
padang
/pa.daŋ/satuan ukuran padi sebanyak 5 kaleng atau 100 liter
padang
/pa.daŋ/satuan ukuran berat padi, 1 padang = 5 kaleng (1 kaleng = 20 liter)
paduk
/pa.du?/lubang kecil yg digali di tanah dan biasa untuk permainan anak-anak, biasanya dalam permainan kelereng
pait
/pa.it/pahit
pakat murum
/pa.kat mu.rum/rapat antara keluarga dan masyarakat serta perangkat desa utk mengadakan hajatan, spt kenduri maulid atau pernikahan
pakok
/pa.kɔ?/penjajakan yg dilakukan oleh nenek atau bibi pihak laki-laki untuk mengetahui kesediaan perempuan menikah, biasanya dilakukan dng cara membujuk
paling
/pa.liŋ/mengatur atau meluruskan mata gergaji karena bengkok setelah dipakai
paluh
/pa.luh/daerah yg lebih rendah dp kita berada dan dijadikan sebagai penunjuk arah
palung
/pa.luŋ/tempat makan untuk binatang piaraan
panca
/pan.ca/adu jari dng memutar jari lawan setelah dijalin jari telunjuk dan jari tengah masing-masing; panco jari
pancarona
/pan.ca.rɔ.na/benang empat warna yg merupakan bagian dr sajian untuk memindahkan jin
pancur
/pan.cur/warna di jidad kuda yg berbeda dgn warna badannya, umumnya berwarna putih
pane
/pa.nê/jin yg dipercaya berada di darat, dapat menyebabkan kecelakaan, msl terjatuh
pang
/paŋ/pemimpin dalam peperangan; panglima
pangang ari
/pa.ŋaŋ a.ri/1) kuda yg pusaran bulunya berlawanan, dipercayai tidak membawa keberuntungan; 2) pohon bercabang dua yg sama besar, biasanya pohon tusam, dipercaya sbg tempat jin, sehingga tidak disarankan dipakai untuk membangun rumah
pangangari
/pa.ŋaŋ.a.ri/kuda yg memiliki dua pusar di kening yg tidak sejajar secara horizontal
pangar
/pa.ŋar/tas yg terbuat dr empat bilah bambu yg dihubungkan sehingga berbentuk segi empat, disangkutkan ke bahu menggunakan tali
pangir
/pa.ŋir/sampo
pangir
/pa.ŋir/sampo tradisional yg terbuat dr jeruk muda, jeruk purut, pinang, daun pandan, dan santan
pangir
/pa.ŋir/jeruk purut yg dijadikan sabun atau sampo, digunakan dng cara dipotong, diremas, lalu dipakai
pangka
/paŋ.ka/memukulkan gasing ke gasing lain dalam permainan gasing
pangka
/paŋ.ka/gaya pemain memukul gasing untuk mengenai gasing lawan
pangking
/paŋ.kiŋ/pangkal paha sebelah samping; organ tubuh yg berada di bawah pinggang di atas paha
pangkul
/pa.ŋkul/memukul kuat-kuat dng alat (msl saat bermain kasti)
pantak
/pan.ta?/patok yg digunakan untuk menopang luni saat menghalau air dr sungai ke saluran kecil
pantan
/pan.tan/hamparan
pantan
/pan.tan/menghentikan darah sewaktu luka dng menempelkan daun atau menggunakan mantera
pantan
/pan.tan/membaca mantra untuk menghentikan darah pd luka s
pante
/pan.te/pantai
panu
/pa.nu/jenis tumbuhan kayu besar yang buahnya panjang dan berbiji kecil berwarna merah rasa buahnya seperti kacang; kayu porang
papan tulis
/pa.pan tu.lis/papan tulis
para
/pa.ra/rak penyimpanan barang yg menempel di dinding, letaknya di atas, biasanya untuk menyimpan barang-barang, spt kotak, dandang, tidak bertutup
parak
/pa.ra?/memisahkan diri dr salat berjamaah, msl karena ada rasa kurang percaya thd imam
parak bur
/pa.rak bur/hukuman adat berupa pemotongan kerbau dan pengusiran krn menikah dng warga satu kampung, diperbolehkan kembali lagi setelah berketurunan
paring
/pa.riŋ/membersihkan luka dng air hangat dan rebusan dedaunan
paring
/pa.riŋ/1 ramuan tradisional Gayo berupa campuran rempah-rempah, limau, dan daun pisang tua yg kering, direbus, lalu digunakan sbg air mandi sehabis melahirkan 2 v membersihkan luka dng air panas
parot
parutan
pasel
/pa.sel/hasil sortir (depe) yg tidak dapat dimanfaatkan lagi, berupa biji yg hitam, rusak, busuk, dsb
pat
/pat/pahat
patal
/pa.tal/patal= batas=pematang menambah tanah di atas pematang sawah sbg; memperbaiki pematang; membuat gundukan tanah sebagai pembatas sawah
pating
/pa.tiŋ/kayu yg digunakan untuk menahan ketika memanjat pohon
pawak
/pa.wa?/kain yg disarungkan untuk menutupi tubuh bagian bawah, biasanya dr sarung
pawang tue
/pa.waŋ tu.ə/jin yg dipercaya memburu hewan atau mengganggu orang
peberasen
/pê.bê.ra.sên/tempat penyimpanan beras dr anyaman
pedagang
/pə.da.gaɳ/pedagang