Kamus Bahasa Gayo
kaca
/ka.ca/cermin
kacang ilang
/ka.caŋ i.laŋ/kacang merah
kacang naru
/ka.caŋ na.ru/kacang panjang
kacarni apah
/ka.car.ni a.pah/lantana
kacong
/ka.cɔŋ/orang yg menjaga di belakang pemukul bola dalam permainan kasti; penadah
kahar
/ka.har/berkata dan bertindak kasar kpd pimpinan atau orang tua
kahe
/ka.he/nanti; kase
kal
/kal/takaran 250 ml utk beras, kacang, kopi, dsb
kalamuning
/ka.la.mu.niŋ/makhluk mistis yg dipercaya menyerupai belut listrik, hidup di sungai besar atau laut, tubuhnya bercahaya, memangsa manusia, biasanya muncul setahun sekali
kalang bebet
/ka.laŋ bê.bet/benjolan yg tumbuh di area tubuh karena sakit di area tubuh yg lain
kalang memang
/ka.laŋ mə.maŋ/kupu-kupu
kaming
/ka.miŋ/kambing
kampil
/kam.pil/1) wadah dr anyaman untuk menyimpan bahan makan sirih (tidak digunakan saat acara adat); 2) tas kecil dr anyaman
kangkung
/kaŋ.kuŋ/kayu berbentuk segitiga yg dipasang di leher kambing agar tidak masuk ke kebun atau digunakan sbg pengganti pengikat pd anjing galak
kapal lut
/ka.pal lut/kapal laut
kapal terbang
/ka.pal tər. baŋ/pesawat
karang
/ka.raŋ/tebing
karung
/ka.ruŋ/karung
karung
/ka.ruŋ/wadah berukuran besar yg terbuat dr anyaman kertan atau pandan
kaskara
/kas.ka.ra/kulit kopi ceri segar yg dijemur dan dijadikan sbg teh
kaskara
/kas.ka.ra/kulit terluar buah kopi (kulit ceri) segar yg dijemur sampai kering dan diolah menjadi bubuk minuman; teh dr kulit kopi yg dikeringkan
kasma
/kas.ma/kesemek
kaso turun
/ka.so tu.run/balok yg diletakkan membujur di bagian tengah pd atap rumah
kaus kiding
/ka.us ki.diŋ/kaus kaki
kayap
/ka.yap/penyakit di lambung binatang ruminansia krn cacing yg menyebabkan kurang berselera makan dan menjadi kurus, biasanya diobati dng batang sesenap
kayo
/ka.yɔ/garuk
kebatu
/kə.ba.tu/ubi, pisang, pepaya, dsb yg dimasak dng manisan air tebu atau aren
keben
/kê.bên/lumbung padi berbentuk persegi, terbuat dr papan dan tiang sbg penyangga
kebes
/kê.bês/rasa mint atau pedas dr tumbuhan, spt daun andaliman
kebet
/kê.bêt/embun yg menempel di jaring laba-laba
kebo
/kê.bo/jamur bewarna putih, berbentuk spt payung, tumbuh di bekas kotoran kerbau, dan bisa dimakan; macrolepiota procera
kecet
/kê.cet/buah pinang yg dagingnya masih lembek
kede
/kə.de/pasar
kededes
/kə.də.dəs/bola dr daun kelapa, dibuat dng cara dianyam, digunakan sbg bola pengganti dalam permainan kasti
kedepeten
/kê.dê.pê.tên/tertangkap basah
keder
/ke.der/membuang renil dng cara dikibaskan
kedik
/kə.di?/tertawa
kekasihen
/kə.ka.sih.ən/istana raja yg berfungsi sebagai tempat memberi nasihat dan petunjuk dalam kehidupan masyarakat
keke
/ke.ke/bagian yg cekung di bawah mulut
kekeberen
/kê.kê.bê.rên/cerita rakyat berupa legenda sbg pengantar tidur
kekeceren
/kə.kə.cə.rən/injakan yg berfungsi menutup pintu perangkap burung
kekening
/kê.kê.niŋ/serangga kecil bersayap, ukurannya sedikit lebih panjang dr butir beras, membuat sarang dengan melubangi batang pimping, dan telurnya memiliki rasa manis; Mellinus arvensis; kekeci
kekenut
/kê.kê.nut/lubang anus ayam; kinut
kekercetan
/kê.kêr.ce.tan/mainan anak-anak terbuat dari bambu berdiameter sekitar 2 cm dan gagang kayu yg diberi karet pd ujungnya, digunakan dng cara disodok hingga memuncratkan air
kekerpak
/kə.kər.pa?/mainan yg dibuat dr pelepah daun pisang, dibuat dng cara menyayat-nyayat bagian punggungnya sehingga bisa dibunyikan
kekidingen
/kə.ki.diŋ.ən/dongeng yg disampaikan oleh orang tua kpd anak-anak menjelang tidur, berisi nasihat, kisah, atau tebak-tebakan
kekit
/kê.kit/merapatkan gigi dng kuat, biasanya karena marah atau geram
kekotot
/kə.kɔ.tɔt/kayu yg berukuran pendek, biasanya kurang dr 1 m (sisa potongan kayu, ranting kayu kecil, patahan kayu, sisa kayu yg belum terbakar)
kekulang
/kə.ku.laŋ/tali berbentuk gelang yg dipasang di tonggak tempat mengikat hewan piaraan agar dapat bergerak tanpa terlilit
kekunulen
/kə.ku.nu.lən/dingklik