Kamus Bahasa Gayo

Menampilkan entri untuk huruf "M"

maus

/ma.us/
n

satu deret anyaman (tikar atau karung) yg sudah selesai dikerjakan dari pangkal sampai ke ujung

mebereber

/me.bêr.ê.bêr/
a

berceceran yg agak jauh tt tumpahan biji-bijian, air, dsb.

medekala

/mê.dê.ka.la/
a

tertentu atau jelas waktunya untuk melakukan sesuatu, msl makan pinang sirih pd upacara adat

medepe

/mu.de.pe/
v

memisahkan biji kopi kering dr kotoran, biji cacat, biji berkulit, atau biji rusak akibat hama; double pick

meja

/me.ja/
n

meja

mekeh

/mê.keh/
n

bibit kopi yg sudah bertunas tetapi masih berkulit biji, biasanya muncul pd masa pembibitan berusia sekitar dua bulan; serdadu

mekit

/mê.kit/
v

berputar dng kecepatan tinggi (tt gasing, roda, mesin, dsb)

melelang

/mê.lê.laŋ/
v

membersihkan rumput dng cangkul

melengkan

/mə.lɛŋ.kan/
n

1 pidato dalam acara adat, msl dalam acara perkawinan atau khitanan; 2 kata-kata adat yg disampaikan secara bersahut-sahutan sewaktu acara penyerahan mempelai laki-laki

melep

/mê.lep/
a

terlalu lapar

melon

/me.lɔn/
n

melon

melumpet lagu katak mujorol lagu lipe

/mê.lum.pêt la.gu ka.ta? mu.jo.rol la.gu li.pe/
ukp

orang yg mengingkari perjanjian untuk dinikahkan dng pergi pd menjelang atau hari pernikahan, makna harfiahnya 'melompat spt katak, melata spt ular'

mem

/mem/
n

jalan tergesa-gesa, terbirit-birit

memangka

/mə.maŋ.ka/
v

mengawali gerak dan lagu dalam kegiatan saman jalu, biasanya dimulai oleh kelompok tuan rumah, dan kelompok tamu mengikuti

memel

/mə.mɛl/
a

belum kering benar (tt ikan yg dikeringkan)

memelah

/mə.mə.lah/
v

mencangkul sawah pd tahap awal, biasanya tanah yg dicangkul masih keras dan ditumbuhi rumput

memen

/mê.mên/
a

bengkak dan memerah (salah satunya karena dilecut), tidak ada luka; memar?

memin

/mə.min/
n

kerang

meminuh

/mə.mi.nuh/
v

mengumpulkan potongan padi berupa ikatan tangkai padi dr tengah sawah ke gubuk

memio

/mə.mi.ɔ/
v

mengusir burung saat padi mulai berisi

mempungi

/mêm.pu.ŋi/
n

batang tanaman yg mulai merunduk biasanya karena akar busuk, daun rontok, lalu mati

memuang

/mə.mu.aŋ/
v

mengasingkan diri dr kelompok, biasanya pd binatang, spt kerbau, sapi, atau kucing

memul

/mə.mul/
v

membuat sesuatu menjadi gulungan yg tidak teratur, spt mengumpulkan pakaian kotor

menamat rantam

/mə.na.mat ran.tam/
n

orang yg mengatur proses pemotongan kerbau atau lembu pd Idulfitri

menaringen basa

/mə.na.ri.ŋən ba.sa/
n

tindakan seseorang yg dicurigai sbg pertanda akan meninggal, biasanya hal-hal yg dilakukan semasa muda

mencing

/mən.ciŋ/
a

bengkak yg berdenyut-denyut pd bisul atau urat

mencing

/mên.ciŋ/
v

keluar secara perlahan, spt keringat dr pori, embun dr daun

mendolat

/mən.dɔ.lat/
v

mengakui kesalahan, meminta maaf, dan mendapat sanksi karena melanggar hukum adat

mendue

/mən.du.ə/
v

mencangkul tahap kedua agar sawah bisa ditanami

menene

/mə.nə.nə/
v

membuka lahan hutan untuk dijadikan tempat bercocok tanam dan diketahui oleh kejurun (panglima hutan)

menep

/mə.nəp/
v

sembunyi

mengaki

/mə.ŋa.ki/
v

mencangkul sudut pematang sawah

mengas

/mə.ŋas/
v

mendatangi orang dng emosi untuk menyerang

mengedut

/mê.ŋê.dut/
v

mengasapi batang kopi di kebun untuk membunuh hama seperti serangga, ulat, dng cara membakar sampah kopi spt batang, daun, atau kulit kering; imun

mengedut

/mê.ŋê.dut/
v

mengasapi batang pohon kopi di kebun dng membakar sampah kopi, spt batang, daun, atau kulit kering, untuk mengusir hama dan penyakit tanaman

menggue

/mêŋ.gu.ê/
n

perhitungan untuk menentukan hari baik atau hari buruk seseorang pada masyarakat Gayo

mengkal

/mêŋ.kal/
n

buah tanaman kopi menjelang matang, berwarna kekuningan, membutuhkan waktu sekitar 2 bulan setelah buah hijau

menime

/mə.ni.mə/
v

mencari ikan dng cara membuang airnya terlebih dahulu, biasanya di kolam kecil

menorot peri

/mə.nɔ.rɔt pə.ri/
v

mengikat janji antara wali calon pengantin

menulak reta

/mə.nu.la? rə.ta/
v

mengembalikan tanda ikatan antara calon pengantin sbg tanda hubungan tidak bisa dilanjutkan

mergeng

/mər.geŋ/
v

marah dng suara keras sehingga terlihat urat lehernya

merkat jomang

/mêr.kat jo.maŋ/
ukp

berniaga secara turun-temurun

merkisa

/mər.ki.sa/
n

markisa

merojok

/mə.rɔ.jɔ?/
n

cara berpacaran pd malam hari, dilakukan dng cara mencolok sela lantai rumah, wanita di dalam rumah, sedangkan yg laki-laki di kolong rumah

mersah

/mər.sah/
n

musala

mertel

/mər.tel/
n

palu

mertih

/mêr.tih/
n

bibit yg disemai mulai berkecambah, ditandai dng kemunculan tunas putih kecil

merulah

/mê.ru.lah/
n

gangguan makhluk halus berupa kesurupan dan sakit tiba-tiba pd anak, dipercaya roh orang tua merasuki anak

mesin

/mə.sin/
n

mesin

mesjid

/məs.jid/
n

masjid