Kamus Bahasa Aceh
i
/i/zat cair, pada kondisi standar tidak memiliki rasa, bau maupun warna dan terdiri atas hidrogen dan oksigen; air
i beuna
/i bɯ.na/air bah yg menyebabkan banjir besar
i krung
/i kruŋ/air yg berasal dr aliran sungai:
barang kadum raya –- nyang geubileung i kuala
‘sebesar apa pun air sungai, yg berarti tetap air kuala’
i lagang
/i la.gaŋ/air payau yg terdapat di rawa
i masén
/i ma.sen/air asin
i paseung
/i pa.sɯŋ/kondisi permukaan air laut yg naik secara berkala disebabkan oleh gaya gravitasi dari benda-benda langit; air pasang
i raya
/i ra.ja/air yg meluap, mengalir deras, dan menggenangi perkampungan, kota, dan sebagainya; banjir:
meunyo mantöng reudôk di glé mantöng sabé — teuka
‘kalau masih mendung di gunung, masih selalu datang banjir’
i surôt
/i su.rot/kondisi permukaan air laut yg surut secara berkala disebabkan oleh gaya gravitasi dari benda-benda langit; air surut
i tabeu
/i ta.bɯ/air yg tidak memiliki rasa; air tawar
i thô
/i ʈho/kondisi sungai atau pantai yg kering akibat air surut