Kamus Bahasa Aceh
ceukék
/cɯ.ke?/beliung khas Aceh yg berukuran kecil, dapat digunakan dalam posisi duduk
ceukot
/cɯ.kot/memutar, membengkokkan, mematahkan, memutuskan, memetik kangkung dng memutar batangnya
ceuku
/cɯ.ku/1 takaran sebesar telapak tangan orang dewasa secara terbuka tanpa mengenggam:
hana gayong ngoen – laju ta cok ie
‘tidak ada gayung lansung gunakan telapak tangan saja untuk ambil air'
ceuku
/cɯ.ku/2 mengambil air dng telapak tangan
ceulawik
/cɯ.la.wĩ?/besi (kawat, dsb) yg ujungnya bengkok; kait
ayun aneuk miet teusangkôt bak –
‘ayunan anak kecil disangkutkan pd --’
ceuleupak
/cɯ.lɯ.pa?/makanan yg terbuat dari sisa tepung ketan setelah ditumbuk
ceulinuet
/cɯ.li.nuət/cambuk
ceumacah
/cɯ.ma.cah/mengerjakan tanah sawah dng cara menginjak agar tanahnya hancur, masak, dan lembut setelah dibajak menggunakan kerbau
saket aki teuh sabe wate musem blang bak ta --
‘kaki selalu sakit ketika musim padi karena membajak sawah dengan kaki’
ceumeucôt
/cɯ.mɯ.cot/rumput yg batangnya seukuran jarum suntik, bunganya menempel di pakaian bila bersentuhan, tumbuh di daerah yg lembap, dimanfaatkan anak-anak sebagai adu kuat dng cara melilitkan batangnya satu sama lain
ceumeucroh
/cɯ.mɯ.roh/menggoreng