Kamus Bahasa Aceh
bak seulipéh
/ba? sɯ.li.peh/pohon perdu yg biasa digunakan sbg pupuk hijau dan pelindung berbagai tanaman, msl kopi, cokelat, vanili, buahnya untuk obat cacing, daunnya dapat dimanfaatkan sbg pakan ternak (Leucaena Sp.); petai cina
bak seumira
/ba? sɯ.mi.ra/pohon tinggi yg batangnya dapat digunakan sbg tiang rumah, pucuknya dapat dimanfaatkan sbg obat antibiotik
bak si asèh-asèh
/ba? si asɛ̃hasɛ̃h/tanaman yg dimanfaatkan untuk bayi yg sedang flu, seperti kemangi tapi daunnya lebih keras, bisa ditambahkan dng daun cabe untuk obat sakit kepala
bak si kleung-kleung
/ba? si klɯŋ-klɯŋ/pohon yug bentuk daunnya menyirip, dimanfaatkan sbg obat cacing, dng cara daunnya dicampur kapur sirih, dihaluskan, dan ditempel di sekitar perut
bak simeh-meh
/ba? simɛh-mɛh/tanaman yg daun dan bunganya berbau busuk, diletakkan di sekeliling tempat tidur orang sakit atau anak yg baru disunat untuk mengusir serangga yg mengganggu, mirip bunga tahi ayam
bak siron
/ba? si.ron/pohon kecil, tumbuh di sepanjang pantai, tetapi umum ditanam di pekarangan, bunganya berwarna kuning ketika pagi, sore hari berubah menjadi kemerahmerahan, kayunya banyak digunakan sbg bahan bakar, serat kulit batangnya digunakan untuk tali (Hibiscus tiliaceus); baru; embaru; waru
bak sup-sup
/ba? sup-sup/pohon yg mirip bidara, tapi batangnya menjalar, buahnya kecil, hijau saat masih muda, kuning saat matang, hitam saat masak, berduri, biasanya buahnya dimakan menggunakan gula, burung suka memakan buahnya
bak tampu
/ba? tam.pu/pohon yg dapat tumbuh tinggi, biasanya digunakan sbg kayu penopang gorden, kayunya anti rayap
bak tin-tin
/ba? tin-tin/pohon yg dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, bijinya berwarna merah
bak trung cawing
/ba? truŋ ca.wiŋ/tanaman sayuran, bercabang banyak, tinggi mencapai 1,5 m, bunganya berwarna putih, buahnya berupa buah buni, bulat dan berbiji banyak berwarna hijau, jika tua berwarna hitam, dimakan sbg sayuran atau sbg lalap (Solanun nigrum); lenca
– mangat ta masak dengon on paku
'lenca enak dimasak dengan sayur paku'