Kamus Bahasa Aceh
bajo
/ba.jɔ/pasak pada kapal berfungsi sebagai pengikat kayu:
agè – ho nyang arat keunan jisak dro
‘seperti pasak, ke mana yg sempit, ke situ ia masuk’
bajoe
/ba.jɔw/kayu berukuran kecil yg berfungsi sbg paku untuk menguatkan tiang rumah pd rumah tradisional Aceh, tiang meja, dsb; pasak
cangkoi ka suah sak – nyan, gek-gok that ka, takot lheuh
'cangkul itu harus dipasangkan --, sudah sangat goyang taut terlepas'
bajѐ
/ba.jɛ/pakaian penutup badan bagian atas; baju
bajѐ kurông
/ba.jɛ ku.roŋ/baju yg digunakan perempuan, panjangnya di bawah lutut, tidak berkancing, biasanya dipadukan dng kain; baju kurung
bajѐ laka
/ba.jɛ la.ka/baju adat yg digunakan laki-laki, berwarna dasar hitam, bentuknya spt jas, berkancing emas, bermotif pinto Aceh, digunakan saat acara adat atau menerima tamu
bajѐ meukasap
/ba.jɛ mɯ.ka. sap/baju yg digunakan laki-laki atau perempuan, dijahit dng benang emas, bermotif bungong keupula atau pinto Aceh, biasanya digunakan untuk acara adat
bajѐ panah
/ba.jɛ pa.nah/kaus oblong berwarna putih, tipis, digunakan sbg pakaian sehari-hari
bak
/ba?/ruang pada permukaan dek kapal, berbentuk segi empat, digunakan untuk menyimpan barang-barang, seperti kotak penyimpan ikan, bahan bakar, atau pukat; palka:
— ka boco
‘palka sudah bocor’
bak
/ba?/1 tumbuhan, tanaman, pohon
bak
/ba?/2 di, pada